Kajian Normatif Terhadap Pengaturan Hukum Konservasi Laut Di Indonesia
Normative Study of Marine Conservation Legal Regulations in Indonesia
Keywords:
: konservasi laut;, , keberlanjutan;, konstitusiAbstract
Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi sumber daya kelautan yang besar, namun dihadapkan ada ancaman degradasi ekosistem seperti kerusakan terumbu karang, mangrove dan erosi pesisir. Kondisi ini menuntut adanya konstruksi pengaturan hukum konservasi laut yang tidak hanya komprehensif, tetapi juga konsisten dengan prinsip keberlanjutan dan mandat konstitusional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi pengaturan hukum konservasi laut dalam sistem peraturan perundang-undangan di Indonesia erta menilai konsistensinya dengan prinsip keberlanjutan dan amanat UUD 1945. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, melalui analisis terhadap berbagai regulasi di bidang lingkungan hidup, kelautan dan perikanan. Hasil penelitaian menunjukkan bahwa secara normatif pengaturan konservasi laut telah memiliki dasar hukum yang kuat dan mencerminkan prinsip keberlanjutan. Namun, alam implementasinya masih ditemukan fragmentasi regulasi, tumpang tindih kewenangan, serta dominasi pendekatan eksploitatif yang menghambat efektivitas konservasi. Sehingga diperlukan harmonisasi regulasi, penguatan kelembagaan, serta penerapan pendekatan berbasis ekosistem untuk mewujudkan pengelolaan laut yang berkelanjutan dan sesuai dengan mandat konstitusi
References
A. Buku, Makalah /Artikel /Prosiding /Hasil Penelitian
Adhayanto, oksep, fitri kurnianingsih, nurhasanah nurhasanah, lamidi lamidi, and nur hafifa. “constitutional and legal framework for marine resource utilization in indonesia towards a sustainable maritime policy in kepulauan riau.” In iop conference series earth and environmental science, 1559:12031. Iop publishing, 2025. Https://doi.org/10.1088/1755-1315/1559/1/012031.
Arif, muhammad zaenul, ardian mulyadi, and maris zayyanurroihan. “blue constitution dalam perkembangan dan praktiknya di indonesia hingga saat ini.” Jurnal analisis hukum 8, no. 1 (2025): 41–53. Https://doi.org/10.38043/jah.v8i1.6103.
Basri, hasan. “pengelolaan, pengawasan kawasan pesisir dan laut di indonesia.” Reusam jurnal ilmu hukum 8, no. 2 (2021): 1. Https://doi.org/10.29103/reusam.v8i2.3713.
Hasbi, yasir. “perlindungan hukum terhadap ekosistem pantai melalui penegakan hukum lingkungan indonesia.” Jleb journal of law education and business 3, no. 2 (2025): 953–64. Https://doi.org/10.57235/jleb.v3i2.6622.
Hoessein, zainal arifin, syaiful bakhri, and ibnu sina chandranegara. “environmental and sustainable development policy after constitutional reform in indonesia.” In proceedings of the international conference on community development (iccd 2020), 2020. Https://doi.org/10.2991/assehr.k.201017.177.
———. “environmental and sustainable development policy after constitutional reform in indonesia,” 804–7. Atlantis press, 2020. Https://doi.org/10.2991/assehr.k.201017.177.
Jamilah, asiyah, and hari sutra disemadi. “penegakan hukum illegal fishing dalam perspektif unclos 1982.” Mulawarman law review, 2020, 29–46. Https://doi.org/10.30872/mulrev.v5i1.311.
Kherid, muhammad nizar, and aminah aminah. “integrasi konsep konservasi laut menjadi pertahanan laut dalam penegakan hukum laut perspektif biosentrisme.” Law reform 15, no. 2 (2019): 258–74. Https://doi.org/10.14710/lr.v15i2.26185.
“kkp | kementerian kelautan dan perikanan.” Accessed may 3, 2026. Https://kkp.go.id/news/news-detail/nelayan-terancam-laut-terluka-dampak-iuu-fishing-bagi-masyarakat-dan-ekosistem-08ny.html.
Monoarfa, febrianingsih, and hasim hasim. “aksiologi hukum dan kebijakan kelautan: telaah filsafat atas tata kelola dan perencanaan wilayah pesisir indonesia.” Triton jurnal manajemen sumberdaya perairan 21, no. 2 (2025): 115–25. Https://doi.org/10.30598/tritonvol21issue2page115-125.
Nugraha, arvin asta, i gusti ayu ketut rachmi handayani, and fatma ulfatun najicha. “peran hukum lingkungan dalam mencegah kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup.” Jurnal hukum tora: hukum untuk mengatur dan melindungi masyarakat 7, no. 2 (2021): 283–98. Https://doi.org/10.33541/tora.v12i3.1295.
Pratiwi, yulita dwi, dimas eri saputra, daniel kevin octovianus tallo, and erza tania dewanti. “politik hukum penetapan wilayah pengelolaan perikanan dan penangkapan ikan terukur dalam pembangunan sumber daya perikanan berkelanjutan.” Bina hukum lingkungan 6, no. 3 (2022): 362–85. Https://doi.org/10.24970/bhl.v6i3.283.
Priyanta, maret. “implikasi konsep kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang laut dalam pengelolaan sumber daya kelautan berkelanjutan.” Jurnal wawasan yuridika 5, no. 1 (2021): 20. Https://doi.org/10.25072/jwy.v5i1.361.
Purnama, sidik adi, and sri wahyu handayani. “kebijakan pengelolaan sumber daya alam dalam kerangka konstitusi hijau (green constitution) di indonesia.” Soedirman law review. 7, no. 3 (2025): 186–204.Https://doi.org/10.20884/1.slr.2025.7.3.16117.
Rahmadani, putri, adam alfarid, and ridho septa yorianda. “pengaturan terhadap pemanfaatan jasa nelayan tradisional dalam menciptakan sistem pelestarian ekosistem tepi laut.” Recht studiosum law review 2, no. 1 (2023): 141–53. Https://doi.org/10.32734/rslr.v2i1.11899.
Retnowati, endang. “nelayan indonesia dalam pusaran kemiskinan struktural (perspektif sosial, ekonomi dan hukum).” Perspektif 16, no. 3 (2011): 149.Https://doi.org/10.30742/perspektif.v16i3.79.
Sari, diah apriani atika. “integrasi tata kelola kebijakan pembangunan kelautan berkelanjutan.” Jurnal rechts vinding media pembinaan hukum nasional 8, no. 2 (2019): 147. Https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v8i2.320.
“sidako | data kelautan.” Accessed april 2, 2026.Https://sidako.kkp.go.id/sidako/data-kelautan.
Siregar, emiel salim, celly naomi sarah br napitupulu, lica adilla, nurul akmal, and muhammad idham. “harmonisasi hukum perikanan untuk kesejahteraan kelautan indonesia.” Yustitia 11, no. 1 (2025): 21–28. Https://doi.org/10.31943/ yustitia.v11i1.231.
Sodikin, sodikin. “gagasan kedaulatan lingkungan dalam konstitusi dan implementasinya dalam pelestarian lingkungan hidup.” Masalah-masalah hukum 48, no. 3 (2019): 294. Https://doi.org/10.14710/mmh.48.3.2019.294-305.
Soemarmi, amiek, and amalia diamantina. “konsep negara kepulauan dalam upaya perlindungan wilayah pengelolaan perikanan indonesia.” Masalah-masalah hukum 48, no. 3 (2019): 241. Https://doi.org/10.14710/mmh.48.3.2019.241-248.
Subagyono, bambang sugeng ariadi, maradona maradona, hilda yunita sabrie, mochamad kevin romadhona, bambang suheryadi, zahry vandawati chumaida, and audea fitri anggraeni. “regulatory framework on ocean threats –transportation law analysis to multiple oil-spill cases in indonesia.” Transactions on maritime science 13, no. 2 (2024). Https://doi.org/10.7225/toms.v13.n02.w08.
Sunyowati, dina. “tata kelola kelautan berdasarkan integrated coastal and ocean management untuk pembangunan kelautan berkelanjutan.” Perspektif 15, no. 1 (2010): 76. Https://doi.org/10.30742/perspektif.v15i1.41.
Trialfhianty, tyas ismi, claire h quinn, and maria beger. “engaging customary law to improve the effectiveness of marine protected areas in indonesia.” Ocean & coastal management 261 (2025): 107543. Https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2025.107543.
Yanis, adam muhammad, and erina pane. “utilisation of geothermal energy that impact rights to clean water needs.” Fiat justisia: jurnal ilmu hukum 13, no. 3 (october 4, 2019): 255–70. Https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v13no3.1614.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 nathania satriawan, Wawan Andriawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





